Get paid To Promote at any Location

Minggu, 05 Juni 2011

WAJAH PENDIDIKAN INDONESIA YANG BERBHINEKA


Tak bisa kita pungkiri pendidikan sangatlah penting bagi kehidupan, setiap sudut dunia ini perlu yang namanya pengetahuan, setiap suduta yang kiata lewati di dunia hendaknya bertambah pendidikannya. Dalam dunia islam telah jelas di riwayatkan dalam sebuah hadits bahwa”belajar atau mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi muslim dan muslimat” dari kutipan hadits tersebut dapat kita ambil point bahwa pendidikan haruslah menjadi salah satu tonggak kehidupan.
Begitulah statmen awal yang mungkin harus di tanamkan di setiap benak, ya. Itu sebernarnya harus ada. Namun, kenyataan ini sangatlah kontradiksi dengan lingkungan sosial kita yang multicultural. Banyak di antara mereka yang masih saja menjadikan pendidikan tersisihkan memang, hakikat pendidikan yang kita tahu, tidaklah hanya pendidikan formal yang bisa kita enyam. Namun, pendidikan formal menjadi majelis pendidikan yang banyak member legalitas dan formalitas tentang pentingnya memperoleh pendidikan itu sendiri.



Wajah pendidikan Indonesia juga sangat ruwet bak benang kusut , namun itulah realitanya pun kalau hanya datar datar saja mungkin tidak aka nada sesuatu yang menarik. Pendidikan adalah system, system yang anyak memiliki elemen elemen yang berkorelasi satu sama lain mulai dari pemerintah pusat, daerah,masyarakat,guru,sekolah, peserta didik dan lain lain. Hal inilah yang menjadikan semakin ruwetnya system pendidikan Indonesia kita saat ini, setiap elemen yang di korelasi di dalamnya mempunyai karateristik karateristik masing masing.
Melihat astronomi bangsa Indonesia yang sangatlah luas dan berbhinieka tunggal ika di dalamnya menjadi suatu masalah pelik bagi pemerintah untuk menyelaraskan dan mensetarakan pendidikan di setiap area, mulai dari sabang sampai merauke pun di daerah perkotaan sampai pelosok yang sulit di jangkau, setiap daerah memiliki kultur yang berbeda beda, pun dengan kesadaran akan pentingnya pendidikan keagungan adat istiadatnya juga masih di junjung tinggi sehingga masih banyak di antara mereka yang asih sulit menerima perkembangan IPTEK. Adanya otonomi daerah juga menjadi salah satu masalah masalah kebijakan kebijakan yang di keluarkan pemerintah pusat serig bertentangan dengan kondis tiap tiap daerah tersebar di belahan indnesia, mungkin dengan adanya otonomi daerah bisa mengembangkan setaip potensi yang ada di setiap daerahnya, namun, dalam kenyataannya banya ketimpangan ketimpangan Yng ada dalam kebijakan daerah dan pemerintah pusat terlalu panjang dan lebar jika kita rinci satu persatu permasalahan di wajah pendidikan bangsa ini, namun sudah seharusnyalah kita tetap bersimpatik dan tetap memperhatikan perkembangan pendidikan bangsa ini. Mungkin,iya, sekarang kita hanya bisa menjadi pengamat,pengkritik dan pemberi masukan. Namun suatu saat nanti ketik waktu telah mempertemukan kita dengan dunia praksis, perubahan nasional akan berada di genggaman ita sebagai generasi bangsa yang tidak akan pernah putus asa.
Merdeka ndonesia!!!!
Jayalah indonesiaku tercinta
Kami akan tetap di sini untukmu………………..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SOUND OF HUMAN RIGHT © 2008. Design by :Yanku Templates Sponsored by: Tutorial87 Commentcute